Selembar Daun Menutup Isi Dunia (Repost)

Sudah digunung, pantai kita rindukan.

Tiba dipantai, gunung yang kita inginkan.

Saat kemarau, kita tanya kapan hujan.

Diberi hujan, kemarau kita tanyakan.

Sudah tenang dirumah, kepengen pergi.

Begitu pergi, kita ingin ke rumah kembali.

Sudah dapat ketenangan, keramaian kita cari.

Keramaian kita temukan, ketenangan kita rindui.

Apa sebenarnya yang kita cari....!

Belum berkeluarga, mencari istri/suami.

Sudah berkeluarga, mengeluh anak belum diberi.

Dapat anak, mengeluh lagi kurang rezeki.

Ternyata sesuatu tampak indah karena belum kita mililki.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan..?

Kalau yang belum ada selalu kita pikirkan..?

Sedang apa yang diberi Allah kita abaikan..?

Bukankah telah banyak yang kita dapatkan..?

Jadilah kita pribadi yang selalu bersyukur…!

Karena bersyukur akan membuat kita selalu berkelimpahan…!

Mungkinkah selembar daun bisa menutupi bumi..?

Sedang kita tak bisa menutup telapak tangan kita sendiri..?

Tetapi saat selembar daun kecil menempel di mata, maka bumi yang luas seperti tertutup semua..?

Begitu juga ketika hati kita ditutupi keburukan.

Seolah-olah yang tak cocok dengan kita selalu kejelekan.

Seluruh bumi seolah tak ada kebaikan.

Padahal letaknya cuma dalam hati kita yang tertutup.

Jangan tutup mata kita dengan daun kecil...

Jangan tutup hati kita dengan kotoran secuil…

Syukurilah nikmat Allah meski kelihatannya kecil.

Terus berteguh dalam iman, maka kelak kita akan berhasil.

Belajarlah bersyukur dan berterima kasih kepada Allah sebagai modal untuk memuliakan-Nya.

Bila buruk hati kita, buruk pula budi pekerti kita…!

Bila tertutup hati kita, tertutuplah segala sesuatu..!

Karena "hidup" adalah waktu yang dipinjamkan.

dan "harta" adalah barang yang dipercayakan.

Mudah-mudahan kita semua jadi orang yang selalu bersyukur kepada-Nya.

Harus Bersyukur, Berdoa & Istiqomah!

Sumber:
RENUNGAN DIRI SELEMBAR DAUN MENUTUP ISI DUNIA (603) (gurusiana.id)

Posting Komentar

0 Komentar