Semester 5 “The Torture Semester”


Assalamu’alaikum pembaca budiman blog ini..

Alhamdulillah gue telah melalui Semester 5 yang sangat menantang jiwa dan raga ini. Mungkin menurut kebanyakan anak elektro disinilah semester yang paling berat mata kuliahnya. Ada Teknik Tenaga Listrik, Teknik Kendali, dan Teknik Telekomunikasi. Tetapi, alhamdulillah beban 1 matkul berat berkurang karena Teknik Telekomunikasi udah gue sodok di Semester 4. Namun, ternyata memang masih terasa berat ketika gue menjalaninya. Ditambah lagi jadwal kuliah/IRS gue hancur berantakan.

IRS gue hancur dan berantakan karena gue bisa dibilang kalah SIAK WAR. Padahal waktu itu sudah siap siaga di depan laptop tapi ternyata Sistem di SIAK NG belum diupdate. Waktu itu juga lagi masa Display UKM, gue sebagai Biro MedC di Salam lagi sibuk untuk latihan bikin After Movie Display. Dan karena lagi sibuk gitu deh jadinya gue skip banyak kelas yang bermunculan di SIAK. Oleh karena itulah gue dapet kelas sisaan, dan karena dapetnya yang sisa. Kelasnya pun dapetnya jadwal sore dan bikin gue engga bisa ngambil sks lebih (jadwal kelas lain yang ingin diambil bentrok dengan kelas sisa). Gue pun mencoba sabar dan berharap mungkin ini yang terbaik cuman bisa mengambil 19 sks lagi di Semester 5.

Dan kalau kalian lihat judul Semester 5 ini adalah “The Torture Semester” itu adalah judul yang disarankan oleh teman elektro gue namanya Sarah. Waktu itu pas di kelas Algoritma dan Pemrograman, gue nunjukin blog ke Akmal, terus Sarah juga lihat-lihat blog gue ini dan doi curcol kalau Semester 5 ini “penyiksaan” karena dia ambil matkul Robotika yang merupakan matkul peminatan Kendali di Semester 7 yang disodok.

Namun, overall gue seperti dibuat takjub dan bersyukur oleh Allah. Karena yang gue pikir UTS gue fail di semua matkul dan seperti tidak ada harapan. Alhamdulillah diberi harapan-harapan yang membuat gue semangat untuk belajar di UAS dan hasilnya pun terbayarkan. Gue lulus di semua matkul Semester 5. Dan juga IP mengalami  kenaikan dari semester 4 dan IPK hanya turun 0,3 Alhamdulillah hehe.

Dan inilah daftar mata kuliah yang gue ambil di Semester 5 (Kurikulum 2016).

1. Algoritma dan Pemrograman
Matkul yang gue bahas pertama adalah Algoritma dan Pemrograman disingkat Alpro. Menurut gue Alpro merupakan kelanjutan matkul ngoding bahasa C di semester sebelumnya, Daskom. Namun, di Alpro bahasa C yang sudah dipelajarin sudah mulai complicated mulai dengan menggunakan program modular, struct, array, linked-list dan yang terpenting harus user friendly~_~ .
Memang dasarnya gue kurang jago ngoding ya, jadinya gue agak kesusahan di kelas. Namun alhamdulillahnya gue sekelas dengan orang pintar bernama Rian Wardana. Doi pinter banget ngodingnya jadi gue selalu buru-buru dateng ke kelas demi ngincer duduk sebelah dia. Alhamdulillah selama duduk di sebelah dia gue mulai mengerti dan memahami struktur dan model bahasa C yang dipelajari.
Dan tibalah masa proyek, ada proyek sebelum UTS dan sebelum UAS. Kedua proyek tersebut gue sekelompok dengan Akmal wkwk. Namun, karena akmal ini lagi sibuk-sibuknya ngurus student exchange ke Jepang dia (2 minggu doang) jadi gue yang sering ngehandle proyek ini, dia tinggal terima beres dan jadi, tapi bantu dikit koq hehe. Dan di akhir kelas Pak Alfan dosen gue  memberitahukan kalau ternyata tidak ada UAS. Sekelas pun gembira karena tidak perlu pusing-pusing belajar dan gue pun merasa lega tidak ada UAS. Tadinya padahal gue ingin mati-matian belajar, karena merasa fail di UTS cuman benar 2 dari 10 soal. Alhamdulillah karena banyak nilai proyek, tugas dan keaktifan gue pun lulus mata kuliah ini dengan nilai yang lumayan bagus, mengingat UTS yang fail tapi masih bagus kan seperti anugerah begitu.

2. Komputasi Numerik
Menurut gue ini matkul cuman 2 sks tapi terlalu sulit. Banyak banget materi yang musti dipelajari. Kelas ini diajar oleh dua dosen Pak Feri dan Pak Muis. Pertama kali yang masuk Pak Feri dan kita mahasiswa sekelas pun merasa santai karena Pak Feri memang santai ngajarnya jarang kuis. Minggu depannya ternyata yang masuk Pak Muis, sekelas pada kaget wkwk, dan mulai saat itu pada serius sampe UTS. Nah uniknya, semester ini Pak Muis mengadakan percobaan kelas Online dan juga Kuis Online, sehingga mahasiswa bisa mengakses materi dan mengerjakan kuisnya kapan saja dan dimana saja. Seru sih kan kita bisa open book kalo online hehe bahkan ada teman gue yang memanfaatkan kesempatan ini untuk meminta jawaban Kuis teman gue yang sudah kelar Kuis onlinenya, cerdas juga ya tapi sayang orang kayak gitu jadi engga percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya.
Setelah UTS berakhir kelas pun kembali diajar Pak Feri, kelas pun berjalan dengan santai. Kemudian sebelum UAS, ada yang dapet soal UAS Komnum tahun lalu, jadilah kita pada belajar bareng buat bahas soal tahun lalu tersebut. Hari UAS pun tiba pas gue lihat soal ujian UASnya, ternyata sama literally benar-benar sama wkwwk. Engga sia-sia gue belajar dari soal UAS tahun lalu, gue pun dengan mulus mengerjakannya sampai selesai. Dan alhamdulilah lulus matkul ini dengan nilai B, udah bersyukur bgt sih dpt B karena UTS gue terlalu fail sama Pak Muis wkwk.

3. Penulisan Ilmiah
Kelas Penulim diadakan di kelas besar FTUI tempatnya di K-301. Dikarenakan kelas besar tersebut, jika ada mahasiswanya yang ngobrol (asal ga berisik) dan tidur pun sudah biasa. Dosen kelas Penulim adalah Pak Basari, dosen dari BioMedik dan Telekomunikasi. Pak Basari bilang kalau UTSnya adalah membuat dan mensubmit PKM-KC perkelompok 6 orang, sedangkan untuk UASnya adalah membuat paper bahasa inggris perorangan.
Dan Alhamdulillah pas UTS gue sekelompok sama teman-teman deket gue yaitu Geng “Ashabul Kahfi” mereka adalah Ilfani, Umar, Syifa, Wira, gue dan juga ditambah Bang Andy. Karena ada mereka, gue jadi berasa carry disini wkwk. Waktu itu gue cuman disuruh bantu proposal bagian daftar alat dan biaya pengeluarannya haha iz so ez. Pas UASnya sebenernya gue sungguh mager bikin paper bahasa inggris pula. Alhamdulillahnya masih ada secercah semangat dengan bermodalkan google translate dan insting editing yang baik biar persen plagiasinya engga gede. Karena kata Pak Basari persen plagiasinya lebih dari 50% nilai penulim bakal langsung E seremm kan ya. Alhamdulillah gue lulus mata kuliah ini hehe, terimakasih Geng Kahfi tercintaku.

4. Teknik Kendali             Ini mata kuliah yang menjadi fokus gue di semeter 5. Eh tapi sebelumnya bukan jadi fokus karena gue terlalu menyepelekan matkul ini. Tiap Pak Feri nerangin gue selalu ketiduran terus, padahal di awal materinya masih gampang. Lama kelamaan materi semakin susah dan gue berlagak masih santai saja seolah-olah gue ngepoor dulu ae lah TekKen nanti baru kejer pas UTS. Ternyata gue salah besar wkww UTS susah banget gilss, Steady State Error, Root Locus dan paling susah Niquist. Dan gue pun berjanji engga mau anggap remeh ini matkul di kelas dan belajar yang bener biar UAS dapet nilai bagus dan bisa lulus.
Dan ternyata penyesalalan memang datang terlambat, materinya semakin lama semakin susah Desain Pengendali PID dengan Root Locus, Desain dengan Bode Plot, Desain dengan State Space wadawww puyeng2 asli belajar TekKen pas mau UAS. Tetapi, alhamdulillah setelah belajar bareng anak Kahfi khususnya Ilfani yang selalu sabar mengajari gue dan juga berkat contoh cheatsheet ilfani yang debestt banget ngalahin buku Nise, akhirnya gue lulus juga ini matkul wkwk, nilai terjelek yang gue dapet di semester ini B- haha.

5. Praktikum Teknik Kendali
Praktikum ini berbeda 180 derajat dengan di kelasnya haha. Di praktikum TekKen kita belajar teori dulu di 2 minggu awal. Overall walaupun hitung-hitungannya sungguh sulit namun akan seru ketika dijalani. Dan Praktikum TekKen tidak memerlukan laprak yang dibawa pulang untuk dikerjakan. Praktikan TekKen hanya perlu mengisi borang yang telah disediakan sebagai bentuk evaluasi ilmu yang telah didapatkan selama praktikum berlangsung. Di praktikum ini pun gue pernah diaslab-in oleh Ka Irvan Mantan Kabid Pendidikan IME FTUI 2016. Sungguh enak diaslabin sama doi gue langsung ngerti apa yang dimaksud Root Locus (Tempat Kedudukan Akar) haha. Dan juga walaupun kadang gue isi borangnya setahu gue/asal-asalan ternyata di SIAK gue masih diberi nilai bagus di praktikum ini yang bobotnya cuman 1 sks.

6. Teknik Tenaga Listrik
Ini dosen yang sama ketika gue mengambil matkul Matematika Teknik di Semester 3. Pengalamannya pun engga jauh beda wkwk, gue udah sebisa mungkin berkonsentrasi tuk dengerin materi yang dia sampaikan, tetap aja engga mudeng hahay, karena kadang pembicaraan dia ngelantur dan tetiba ngelawak wkwk. Dan terkadang kelas ini bapaknya nyuruh mahasiswa bertanya, ngerjain soal dan juga presentasi, pokoknya mahasiswa yang berani maju ke depan apa aja nanti dikasih tambahan nilai sama dia. Inilah yang membuat perbedaan ketika dia ngajar matkul Matek di Semester 3. Gue pun ikuti perkataan dia, dan sudah maju 2x sampai di akhir semester. Dengan harap-harap cemas gue mendapatkan nilai yang bagus, dan alhamdulillah wa syukurilah dapet lumayan bagusss, terimakasih lohh pak hehe.

7. Praktikum Tenik Tenaga Listrik
Ternyata bener yang dibilang oleh senior-senior elektro. Kalo belajar cari ilmu mah bukan di kelas tetapi pas praktikum. Di kelas memang engga kebayang sama sekali kalo kita lagi bahas materi TTL ini, tetapi di praktikum langsung kebayang. Langsung liat Motornya, Generatornya dan Transformatornya. Praktikum ini berlangsung di Lab Konversi Energi Listrik disingkat LKEL. Lumayan seru praktikum disini namun alat-alatnya sudah sangat tua dan sepertinya rawan rusak. Laprak disini juga lumayan berat H+2 dikumpulin terhitung setelah praktikum selesai. Dan sangat disayangkan gue sudah berusaha sebagus mungkin bikin laprak tapi malah dapet A- wkwk beda banget sama Prak TekKen, sudah hopeless malah dapet bagus.

8. Teknik Tegangan & Arus Tinggi + Praktikum
Dulu entah kesambet apa milih mata kuliah ini sebagai matkul pilihan gue haha. Ini matkul peminatan Gatrik, nah kan gue peminatan Eltron mangkanya gue pilih matkul ini sebagai matkul pilihan/belanja gue. Dosen yang ngajar Pak Made, mungkin Pak Made adalah dosen yang paling sering didoakan kebaikan oleh para mahasiswanya haha ada maunya. Pak Made awal-awalnya rajin masuk namun lama kelamaan karena jadwal kelasnya bentrok karena musti ngajar kelas lain. Jadinya kelas kadang dialihkan dan kadang ditiadakan.
Dan juga matkul ini engga ada UTS dan UASnya parahh baek banget kan? UTS dan UASnya ada proposal dan laporan akhirnya. Temanya adalah tentang pengujian mesin-mesin listrik. Dikarenakan dosennya baik, gue pun bisa dapet free nilai A 3 sks dari matkul ini mantap kan.

Sekianlah cerita Semester 5 ini yang membuat gue agak sedikit tersiksa karena matkulnya yang menyusahkan kepala. Tapi Alhamdulillah sudah berakhir dan sekarang pun lagi masa tenang namun gemetar sedikit karena Siak War kurang lebih 3 hari lagi. Terimakasih buat yang sudah ngebaca cerita ini semoga kita sukses semua ya 😊. Wassalamu’alaikum.

Posting Komentar

0 Komentar