Assalamu’alaikum readers setia blog ini..
Dengan post ini dibuat berarti tidak terasa sudah dua tahun saya berkuliah di UI. Itu berarti dua tahun lagi gue lulus (kalo 4 tahun wkwk). Dan semakin lama pun gue sadar kalau usaha selama perkuliahan gue belum maksimal, masih sering tidur di kelas, minta babon buat tugas/praktikum, kerjain PR di kereta, kapan bisa mandirinya kalo gini terus. Sedangkan di dunia pasca kampus nanti semuanya harus serba mandiri karena tuntutan dunia kerja yang keras. Semoga kelak semester depan perilaku jelek gue berubah dan dapat menjadi pribadi lebih baik lagi.
Sekarang saatnya gue bercerita pengalaman kuliah semester 4 wkwk. Seperti biasa diawali dengan jadwal SIAK WAR. Waktu hari H SIAK WAR dan mendekati jam 9 Pagi Waktu SIAK gue sudah siap jiwa raga di depan komputer namun apa yang terjadi? Server academic.ui.ac.id selalu error dan tak dapat diakses. Sekalipun bisa diakses akan muncul beberapa gambar error seperti bawah ini wkwk.
Dan setelah sekian lama berusaha akhirnya server SIAK kembali normal sekitar jam 11 dan gue pun buru-buru memilih kelas yang dosennya baik. Dan dapat dikatakan gue setengah menang WAR hehe. Semester 4 ini gue mengambil 19 sks dari 16 sks matkul wajib yang ada di semester tersebut. Terus gue nyodok 3 sks matkul semester 5 agar ketika semester 5 gue bisa nyodok yang lain lagi hehe. Namun, apa daya ternyata matkul yang gue sodok awalnya dosen baik dan tiba-tiba berubah namanya jadi dosen yang terkenal killer di DTE maupun di FT. Akhirnya gue harus melewati semester 4 dengan susah payah dikarenakan semua matkul di semester 4 mempunyai materi dan hitungan yang sangat expert ditambah satu matkul jebakan semester 5 yang gue sodok. Tetapi, Alhamdulillah gue berhasil melewati tantangan di semester ini walaupun IP turun tetapi tetap bersyukur IPK alhamdulillah masih bisa menyejukkan mata hehe.
1. Dasar Komputer dan Praktikum
Matkul pertama yang gue bahas adalah Daskom dan Praktikumnya. Asli matkul Daskom ini seperti balik lagi ke zaman SMA/SMP dimana ada mapel TIK haha. Memang bener sama. Sama-sama megang komputer dan belajar semua dasar yang berkaitan komputer dari awal. Awalnya gampang cuman belajar dasar kemudian semakin lama belajar bahasa komputer dan coding mengoding bahasa C. Gue paling lemah kalo yang berkaitan coding engga tahu kenapa memang engga bakat/passion. Padahal dulu gue pas SMA pengennya masuk Ilmu Komputer UI, untungnya Allah berkata lain dengan menempatkan gue masuk Teknik Elektro UI dan gue pun nyaman dan sesuai di sini. Dosen fasilitator yang menangani kelas gue ialah dua orang dosen muda yang masih memiliki semangat mengajar hehe. Sehingga kami mengerti penjelasan mereka dikarenakan ilmu mereka juga yang masih sangat fresh untuk mengajar kami.
Matkul ini juga ada praktikumnya yang selalu dilaksanakan di satu jam pelajaran sebelum selesai. Dan Aslab (Asisten Laboratorium)nya merupakan teman seangkatan gue tetapi Teknik Komputer yaitu Kandika Bagaskara panggilannya Ocang -_- engga tahu kenapa panggilannya kek begitu. Karena aslabnya ocang jadi praktikum daskom ini agak santai dan tidak bertele-tele. Alhamdulillah matkul ini dilancarkan sampai akhir semester dengan nilai memuaskan.
2. Elektromagnetika
Elmag merupakan singkatan dari matkul ini. Dan matkul ini diajar oleh dua orang dosen fasilitator. Untuk sebelum UTS diajar oleh “Pak Amien Rahardjo” dan setelah UTS diajar oleh PA gue “Bu Fitri Yuli Zulkifli”. Hal unik yang diajarkan oleh Pak Amien adalah tentang kecintaannya dengan karya anak bangsa. Beliau selalu memakai baju batik untuk mengajar di kampus. Sehingga beliau juga mengajak agar para mahasiswanya mencintai budaya bangsa ini dengan juga memakai batik khususnya di kelas beliau mengajar. Karena perkataan beliau lah, besoknya teman-teman gue pada pulang ke rumahnya untuk ngambil sehelai dua helai baju batik di rumahnya tuk dibawa ke kosan masing-masing wkwk.
Setelah UTS berlalu, kelas elmag pun berganti dosen menjadi Bu Yuli sehingga hanya sedikit mahasiswa yang masih konsisten memakai baju batik *haduh dasar ya manusia kalau ada maunya doang permintaan diturutin. Kemudian cara Bu Yuli mengajar pun berbeda dengan seperti Pak Amien yang sendirian ketika mengajarkan mahasiswanya. Sebaliknya Bu Yuli yang ingin agar mahasiswanya yang belajar sendiri dan mempresentasikannya di depan kelas agar semua teman-temannya mengetahuinya. Alhamdulillah suatu nikmat luar biasa dari Allah karena gue lulus matkul ini walaupun pas-pasan wkwk.
3. Material Listrik
Matkul ini diajar oleh salah satu Professor di DTE UI namanya Prof Rudy beliau terkenal sebagai dosen yang tegas dan on time. Kata Beliau, selama puluhan tahun dia mengajar dia belum pernah telat datang ke kelas kecuali dengan izin yang syar’i. Oleh karena itu, ketika ada mahasiswanya yang ketahuan telat, Prof Rudy tidak segan-segan untuk mengeluarkannya dari kelas. Gara-gara ini pun gue jadi sering mesen ojek dari St. UI ke FT karena memang dasarnya gue juga telat dan jarang on time. Dan di akhir semester gue lulus matkul ini dengan nilai bagus yang tidak disangka wkwk.
4. Rangkaian Elektronika
Rangkaian Elektronika biasa gue singkat RE. Di semester ini ada dua kelas RE, yang pertama diajar oleh Pak Agus Santoso Tamsir dan yang kedua diajar oleh Bu Retno dengan Pak Tomy. Gue berpikir sudah setahun (semester 2 & 3) merasakan diajar Bu Retno, maka semester 4 ini saatnya cari dosen baru tetapi tetap prinsipnya cari yang baik nilai hehe. Dan kebetulan ada kelas Pak Tamsir nih, beliau merupakan Kepala Laboratorium Elektronika, jadi segala izin perubahan/penyempurnaan materi praktikum terpusat di dia.
Pak Tamsir juga orangnya sangat menjunjung tinggi nilai attitude. Jadi, saat kita belajar RE di kelas engga cuman ilmu perkuliahan yang didapatkan tetapi nilai attitude akan dikembangkan di sini. Hal yang unik adalah ketika UTS/UASnya beliau mau ujiannya dalam bentuk lisan mahasiswanya yang menghadap dia di ruangannya. Setiap 5 orang akan masuk bergiliran dan akan diberikan soal yang musti dijawab juga dalam lisan.
Dulu di semester 3 UAS divais yang lisan gue merasa fail, sehingga gue engga mau mengulanginya lagi karena tidak mampu menjawab soal yang padahal dirasa mudah jika tidak gugup. Akhirnya giliran kelompok gue yang masuk ke ruangan Pak Tamsir. Karena absen gue yang terakhir, jadi teman-teman gue yang menjawab soal yang diberikan lebih dahulu dan dari empat orang tersebut engga ada yang bisa jawab. Dan akhirnya tibalah giliran gue sekarang menjawab soal tersebut. Semua soal akhirnya bisa dijawab dengan mudah dan akhirnya gue mendapat nilai bagus haha dan teman-teman gue yang belom beruntung tidak bisa menjawab soal masih diberikan kesempatan untuk Remedial wow enak sekali bukan hehe.
5. Paktikum Rangkaian Elektronika
Ini merupakan matkul praktikumnya RE. Yang namanya praktikum pasti dilakukan di laboratorium. Praktikum yang dibuktikan adalah materi-materi yang ada di kelas diantaranya tentang Dioda, Transistor BJT, Transistor FET dan Respon Frekuensinya. Bagi gue praktikum RE ini sangat menyenangkan tetapi juga melelahkan mata wkwk karena mata gue sering sakit ketika mempelajari sesuatu yang agak kecil-kecil ini apalagi kalau disuruh buat rangkaiannya ditambah kabelnya yang banyak kalau rangkaiannya sangat kompleks. Tetapi, overall gue merasa tertantang dengan praktikum ini. Di akhir semester pun terdapat proyek akhir untuk membuat alat. Kelompok gue pun membuat phone detector dan Alhamdulillah dinilai bagus di SIAK dan gue juga berencana mau mendaftar Asisten Lab Elektronika, doain yak semoga diterima hehe.
6. Sinyal dan Sistem
Saat jadwal mulainya SIAK WAR ini, gue hampir kena badai SIAK dan malah masuk kelas Sinyal & Sistem dosen Pak Aries. Gue pun berusaha semampu gue untuk keluar dari situ dan berganti pilihan. Akhirnya keganti dan gue lebih memilih Pak Filbert sebagai dosen pengampu gue di kelas Sinyal & Sistem. Alasannya klise menurut gue karena Pak Filbert sepertinya soal ujiannya lebih mudah daripada Pak Aries. Dan kepercayaan gue pun terbayar karena jawaban UTS dan UAS lebih mudah tetapi tetap tidak bisa gue kerjakan. Alhamdulillah gue lulus juga matkul ini dengan nilai pas-pasan.
7. Teknik Telekomunikasi
Ini merupakan mata kuliah yang menakutkan bagi gue. Karena ini merupakan matkul yang gue sodok dari Semester 5. Niat awal mengambil matkul ini karena di jadwal kelasnya dosen yang tercantum namanya adalah dosen yang lumayan baik memberikan nilai. Namun, apa daya ketika perkuliahan dimulai dan jadwal kelas di SIAK nama dosennya berubah menjadi 3 orang. Yaitu Pak Ajib, Pak Surya, dan Pak Asvial. Dan di antara tiga dosen ini yang paling sering ditakutkan mahasiswanya adalah nama yang terakhir. Dulu gue juga pernah menghadap Pak Asvial ketika di awal pengisian SIAK Semester 3, dulu gue menganggap dia adalah orang yang tegas dan disiplin. Dan saat mengajar pun memang benar demikian wkwk. Dalam menjelaskan materi, beliau juga tidak mau bertele-tele dengan menjelaskan materi dengan detail karena beliau beranggapan kalau materi ini sudah diajarkan di perkuliahan sebelumnya. Padahal yang namanya mahasiswa pasti lebih sering banyak lupanya daripada ingetnya ya haha.
Sehingga menurut gue matkul TekTel ini merupakan tantangan di Semester 4, gue belajar semampu jiwa dan raga gue agar bisa lulus matkul ini. Karena gosip yang beredar dari senior pun ada banyak yang ga lulus matkul ini karena bobot UASnya yang sangat besar 40% dari 3 sks matkul ini. Akhirnya, pengorbanan gue pun membuahkan hasil karena berhasil lulus matkul ini walaupun nilainya biasa saja hehe.
Sekian cerita Semester 4 ini yang membuat gue terseok-seok selama perkuliahan dikarenakan materi dan tugas yang sama-sama mengerikan. Alhamdulillah gue berhasil melewatinya memang benar kata senior Semester Genap merupakan semester yang susah bagi mahasiswa Teknik Elektro UI.
Wassalamu’alaikum.




0 Komentar