Kenapa Adanya Gelap? - Salam UI 22

Karena tidak ada orang yang sibuk menyalakan lampu, tidak ada yang inisiatif mencari lampu, tidak ada orang yang ngecek apakah lampunya putus atau tidak. Yang mereka lakukan malah sibuk menutup cahaya, yang disalahkan malah PLN, nyalahin orang tua belum bayar listrik.

Namun, jika semua sibuk menghidupkan cahaya, mengambil lilin, yang lain mengambil senter, menghidupkan handphone. Semua sibuk menyalakan cahaya, insya Allah hilanglah kegelapan.

Dan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.”
Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.
(QS. Al Isra ayat 81)

Selama orang sibuk berlomba-lomba, bahu membahu, bergandengan tangan menyinari kebaikan demi kebaikan, mensyiarkan kebaikan islam, maka kebatilan atau kejahatan akan sirna dengan sendirinya kata Allah ﷻ :)

Tidak usah khawatir terganggu keikhlasan kita apabila amal yang kita lakukan ditunjukkan atau dishare, karena di balik syiar kebaikan kita, publikasi kebaikan kita, jika kita bisa menjaga keikhlasan kita, justru bagi kita dua pahala.

Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, seseorang melakukan amal (kebaikan) dengan dirahasiakan dan bila diketahui orang dia juga menyukainya (merasa senang)." Rasulullah Saw berkata, "Baginya dua pahala yaitu pahala dirahasiakannya dan pahala terang-terangan." (HR. Tirmidzi).

Kita berbuat baik bukan untuk dipuji dan disanjung, tapi untuk meraih ridha dan rahmat-Nya.

Rasulullah bersabda: Seorang masuk surga bukan karena amalnya tetapi karena rahmat Allah Ta'ala. Karena itu bertindaklah yang lurus (baik dan benar).
(HR. Muslim)

Intinya terima kasih banyak karena telah menjadikan cahaya kebaikan islam selalu bersinar di UI dan Indonesia. Semoga Allah ﷻ membalas segala kebaikan kalian selama ini, dan semoga kelak kita dipertemukan kembali di Jannah-Nya, insya Allah :)

#BebaskanSinarmu
#SatuSalamBeribuKebaikan
#RumahBeribuKebaikan
#SalamUI22

Posting Komentar

0 Komentar