Kenapa Masuk Salam UI?

Dulu ketika masa menjalani OBM (Orientasi Belajar Mahasiswa), fasilitator gue bercerita bahwasanya di kuliah ini banyak sekali ranah kita untuk mengembangkan softskill dan hardskill yaitu wadah organisasi yang bejibun banyaknya di UI. Banyaknya organisasi/UKM mahasiswa itu dikarenakan jumlah mahasiswa UI yang terbilang banyak dan juga dari berbagai fakultas.

Dan ketika hati ini memilih untuk terjun ke lembaga dakwah, mana yang harus dipilih dahulu sebagai tempat berlabuh? Apakah Lembaga Dakwah Kampus atau Lembaga Dakwah Fakultas. Alhasil gue pun bingung sebenernya, emang mungkin dasarnya juga belum ngerti rasanya kehidupan kuliah gimana jadilah gue sok-sokan mau ikut langsung lembaga dakwah kampus di UI namanya Salam UI.

FYI, dulu gue daftar Salam UI nih juga gara-gara Takdir (Teknik Mesin 2015) doi temen SMP gue dulu yang ketemu di Balairung dan doi minta gue nemenin dia ke stand Salam UI, jadilah dia dan gue daftar Salman (Salam UI Mandiri) program Salam UI magang bagi maba. Singkat cerita gue jalanin beberapa program Salmannya Salam UI 18, yaitu Stadium Generale dan mentoringnya, dan terakhir gue disuruh milih mau magang di bidang apa di Salam UI 18. Dan dimintai dua pilihan bidang, jujur gue bingung pilih yang mana terus gue liat-liat aja deskripsinya wah sepertinya Media Center bagus nih programnya, terus liat Dersoz (Departemen Sosial Zakat) wah berjiwa sosial banget nih. Jadilah pilihan pertama gue di MedC dan pilihan kedua Dersoz.

Dan akhirnya gue keterima pilihan pertama bidang Media Center. Senangnya khan maen bisa jadi bagian anak magang di Salam UI 18 yang saat itu diketuai oleh Bang Egi Mahira (Hukum 2011). Dan ini foto ketika kita meet up bareng dengan anak magang Salman MedC yang lainnya.

Biro Media Center ini dipimpin oleh Ka Abin (Fisika 2012) dan dibantu oleh deputinya yaitu Ka Nila (Sastra Belanda 2013). Di Biro Media Center ini gue dikasih pelatihan oleh deputi Ka Ilham (Vokasi 2014) cara menggunakan Photoshop untuk membuat desain yappp anak media harus jago desain deh dan juga tugas lainnya biro MedC ini yaitu mendokumentasi acara dari Salam UI.

Proyek kebaikan biro MedC ini yaitu Salam TVKoran Kampus dan terakhir Selembar Madani. Dan gue dapet tugas di akhir tahun kepengurusan Salam UI 18 yaitu pada bulan Desember 2015. Tugas itu sangat menantang yaitu memprint Selembar Madani yang berjumlah 500 lembar dalam semalam di rumah kost Ka Said (Kimia 2013). Diberikan waktu semalam karena besoknya ada acara Memoar LD Se-UI semacam Grand Closing/Penutupan kepengurusan akhir tahun Lembaga Dakwah se-UI dan pelantikan Ketua LD Se-UI yang baru. Karena gue begadang jadilah mata gue merah pas paginya dan gue kena marah nyokap karena engga pulang ketika dia membutuhkan bantuan tentang surat menyurat (waktu itu gue lagi ngurus update BOPB).

Dengan berat hati gue memutuskan paginya untuk tidak mengikuti acara Memoar, sesudah gue memberikan hasil printan Selembar Madani ke Ka Abin. Dia memberikan gue kenang-kenangan yaitu kumpulan foto BPH, Deputi dan Staff biro MedC dalam satu frame, walaupun gue liat engga kenal semua orang-orangnya tetapi gue bakal pajang ini di lemari gue.
Kemudian dengan berat hati gue pun pulang ke rumah dan hanya bisa membaca jarkoman ketika diumumkan Ketua Salam UI 19 selanjutnya adalah Rangga Kusumo (Ilmu Politik 2012). Dalam hati, pun kecewa karena calon Ketua Salam dari FT yaitu Muhammad AlFatih (Teknik Elektro 2012) tidak menang dalam pemilihan tersebut. Namun, setelah diselidiki ternyata pemilihannya dilakukan bukan dengan voting tetapi dengan pertimbangan Ketua Majelis Syuro Salam UI yakni memilih calon pemimpin yang benar-benar tepat. Berarti jika memang benar seperti itu gue yakin Bang Rangga pasti dapat memimpin Salam UI 19 untuk melesat tinggi untuk setahun ke depan.

Posting Komentar

0 Komentar